Archive for January 2023
Nonton Konser Sambil Bajak Sawah
Malam itu 25 Desember 2022, aku menonton konser Denny Caknan di Lapangan Trirenggo bersama dua orang temanku. Rencananya aku akan kesana pukul 17.00 agar mendapat tempat di depan dan aku bisa melihat dengan jelas. Tapi sore itu hujan dan aku harus menunggu sampai hujannya reda. Akhirnya aku bisa berangkat kesana dan sampai pada pukul 19.30. Lapangan terlihat sangat ramai dipenuhi banyak penonton dan puluhan penjual. Ada beberapa tamu undangan dan bapak bupati juga hadir disana. Aku dan dua orang temanku mencari tempat agar kami bisa melihat konsernya dari dekat. Kami menyelusup kesana kemari, melewati lapangan yang becek dan berair. Saking banyaknya penonton kami kesulitan untuk bergerak. Aku sempat emosi karena sendalku lepas dan terinjak-injak. Yang lebih menyebalkan lagi celanaku kotor terkena lumpur.
Karena lelah kami berhenti di dekat tenda dan memutuskan untuk melihatnya dari sana. Kami menikmati konsernya dengan bernyanyi, bersorak, dan melompat bersama. Suasananya sangat ramai dan semua orang terlihat senang. Ada juga penonton yang sampai menangis karena terbawa perasaan. Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 23.30. Kami membeli makanan dan bergegas untuk pulang. Sesampainya di rumah, ibuku bertanya, aku habis bajak sawah darimana:( Itulah suka duka ku nonton konser di musim hujan.
Gagal Healing
Gajadi Healing:)
Last Day PKL yang Tak Terlupakan
Minggu, 25 September 2022 adalah hari terakhirku PKL di Lynn Hotel By Horison dan aku masuk sift pagi. Hari itu terasa sangat melelahkan karena banyak tamu yang datang dan aku melakukan pekerjaan sendiri karena temanku yang berasal dari Purworejo telah selesai. Ada hal yang membuatku bingung karena aku diperlakukan berbeda dari biasanya. Ketika jam istirahat, aku diajak berjalan-jalan di sekitar hotel dan dibelikan makanan oleh seniorku. Ketika waktu menunjukkan pukul 14.00 aku bersiap-siap untuk pulang dan berpamitan kepada HRD, senior, dan teman-temanku dibagian lain.
Ketika aku hendak pulang, aku berfoto bersama di pinggir kolam renang. Perasaanku sudah tidak enak karena di foto terakhir aku berada didepan di antara yang lainnya. Tanganku ditarik, badanku diangkat. Satu, dua, tiga dan yeahh aku dilemparkan ke kolam renang sedalam 1,5 meter itu. Aku tenggelam karena aku tidak bisa berenang. Berulang kali aku naik dan tenggelam lagi sambil melambaikan tangan. Tidak lama kemudian ada seseorang yang mengulurkan tangannya dan menarik tangganku sehingga badanku bisa keluar dari kolam itu. Aku duduk di pinggir kolam sementara teman-temanku yang lain tertawa melihatku. Aku sedih, hampir menangis, tapi juga aku merasa sangat senang. Kemudian teman-temanku memelukku sambil mengucapkan salam perpisahan kepadaku. Saat itu aku benar-benar terharu. Itu dadalah pengalaman yang tak kan pernah terlupakan.



